Pages

Senin, 13 Desember 2010

Mengukur Dampak Komunikasi Tatap Muka dengan Komunikasi Bermedio

Komunikasi adalah sebuah kata yang tidak asing di telinga kita, setiap perilaku baik itu secara verbal maupun non verbal pasti dilakukan melalui komunikasi. Satu pertanyaan besar yang mendorong adalah “Mengapa kita berkomunikasi?”. Menurut pakar komunikasi Thomas M Scheidel mengemukakan bahwa kita berkomunikasi terutama untuk menyatakan dan mendukung identitas diri , untuk membangun kontak sosial dengan orang sekitar, dan untuk mempengaruhi orang lain untuk merasa, berpikir atau berperilaku seperti yang kita inginkan ( Mulyana 2007:4 ). Komunikasi menjadi sarana ampuh untuk membangun sebuah relasi antara kita dengan orang lain. Seiring berkembangnya zaman yang semakin modern ini, komunikasi dipengaruhi oleh teknologi yang ada. Berbagai penemuan teknologi membawa dampak positif dan negatif dalam berkomunikasi. Jika kita memutar waktu ketika awal tahun 90-an, teknologi komunikasi masih belum secanggih tahun millennium. Masyarakat masih mengenal surat, telegram, dan kartu ucapan dan faksimili untuk berkomunikasi, bahkan trend filateli saat itu masih digemari, dalam era modern masyarakat lebih menggunakan media e-mail ( surat elektronik dan melalui email kita dapat mengirim surat elektronik baik berupa teks maupun gabungan dengan gambar, yang dikirimkan dari satu alamat email ke alamat lain di jaringan internet. Komunikasi medio lain yang mengalami kemajuan teknologi adalah telepon, dahulu telepon koin, telepon kartu, dan telepon rumah masih diminati, namun seiring berkembangnya teknologi masyarakat beralih ke telepon genggam atau telepon seluler sebagai alat komunikasi pengganti telepon rumah, koin dan kartu. Hal ini dikarenakan telepon genggam jauh lebih efektif dan efisien karena sifatnya yang wireless dan bisa dibawa saat berpergian. Begitu juga dengan radio, orang dapat memanfaatkan media radio sebagai berkomunikasi, misalnya di radio orang bisa mengirim salam atau memesan lagu untuk kekasihnya yang sedang mendengarkan radio juga. Awalnya radio hanya dapat kita nikmati saat berada di kamar sebagai penghantar tidur, dan di mobil sebagai menemani kala terjebak macet di jalan, akan tetapi radio sekarang dapat dinikmati melalui media internet bahkan melalui telepon genggam. Radio melaui media internet dinamakan radio streaming. Kalau dalam radio konvensional materi pembelajaran dipancarkan melalui stasiun pemancar radio dan kita tangkap dengan menggunakan pesawat radio, maka dalam radio streaming audio ditembakkan ke dunia maya .Sumber dari materi radio dipancarkan melalui internet.. Melalui radio streaming kita dapat mendengarkan materi siaran secara langsung dengan mengaksesnya melalui internet.

Cara berkomunikasi ada dua yakni komunikasi interpersonal tatap muka dengan komunikasi bermedio. Komunikasi interpersonal yakni komunikasi yang terjadi secara langsung anatara dua orang ( Richard west dan Lynn H.Turner 2008:36). Komunikasi interpersonal ini dilakukan secara tatap muka mempunya kelebihan dalam berkomunikasi, yakni Pertama, dinamis, komunikasi interpersonal tatap muka membuat orang yang awalnya belum mengenal akhirnya menjadi sahabat atau pacar, karena saling berinteraksi tatap muka dan akhirnya ada kecocokan dengan demikian komunikasi ini bersifat dinamis atau selalu berubah. Kedua, feedback secara langsung, receiver dapat langsung menanggapi dengan menyampaikan feedback. Dengan demikian terjadi interaksi antara komunikan dan komunikator yang saling mempengaruhi. Pengaruh itu bisa berisi pengetahuan, perasaan, dan perilaku. Kekurangan komunikasi interpersonal sebenarnya hanya perihal bagaimana cara saling mempengaruhi, komunikasi interpersonal berbeda-beda tergantung dari tingkat hubungan pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi. Komunikasi tatap muka bersifat dinamis diibaratkan pisau bermata dua, bisa berdampak postif dan negatif, komunikasi tatap muka berkembang dari saling pengenalan berlanjut ke pengenalan mendalam bahkan berlanjut ke saling pengenalan yang amat mendalam, tetapi juga dapat putus sampai akhirnya saling melupakan.

Komunikasi medio adalah komunikasi yang menggunakan telepon, faksimili, e-mail , radio cb, chatting dsb Kelebihan komunikasi ini adalah jangkauan luas hingga bisa diakses sampai ke daerah-daerah, bersifat informatif, dan efektif karena hemat waktu dan tempat. Sedangkan, kelemahannya adalah tidak efisien karena kurang akurat dan tidak langsung mendapatkan feedback dari komunikan. Berdasarkan kelebihan dan kekurangan masing-masing terdapat perbedaan antara komunikasi tatap muka dengan komunikasi bermedio. Komunikasi tatap muka berlangsung secara tatap muka dan bisa mendapatkan feedback langsung dari komunikan dan lebih efektif karena keakuratan informasinya, sedangkan Komunikasi bermedio bersifat tidak langsung, searah, dan terbuka ( karena tidak tatap muka jadi lebih terbuka dalam berbicara), serta lebih efisien ( berkaitan dengan keluasan dan kecepatan ).

Berbicara mengenai komunikasi bermedio erat kaitannya dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Di era teknologi ini orang-orang mulai mengenal berbagai situs jaringan sosial yang bisa menghubungkan orang dari berbagai belahan dunia tanpa harus tatap muka, sebut saja Friendster, Facebook, Twitter, Yahoo!Koprol, IM dan sebagainya. Bahkan seiring berkembangnya teknologi, kita dapat berbicara dengan orang tanpa bertemu langsung seperti melalui Web Camera, Skype, Video Calling dan sebagianya. Hal ini dikarenakan masyrakat Indonesia sudah melek teknologi semua, bahkan pengguna internet terbanyak di dunia, Indonesia masuk urutan terbesar. Komunikasi seperti ini termasuk komunikasi virtual. Komunikasi virtual atau dikenal juga dengan istilah Cyberspace sebenarnya adalah keberadaan informasi dan komunikasi yang dalam konteks ini dilakukan secara elektronik dalam bentuk tatap muka interaktif. Komunikasi virtual adalah konkrit karena dilakukan dengan cara representasi informasi digital yang bersifat tidak bersambungan (diskrit ). Fitur internet tertentu memungkinkan kita melakukan interaksi dengan cara baru dan menarik. Chat room misalnya dapat membuat kita berkomunikasi langsung dengan orang yang kita belum kenal. Fenomena komunikasi melalui internet ini lebih menarik daripada berkomunikasi secara langsung tatap muka. Menurut saya apabila dalam komunikasi interpersonal keintiman terjalin benar-benar nyata dan simple, berbeda dengan berkomunikasi secara virtual, keintiman yang terjadinterkesan dilebih-lebihkan dan terbuka. Kelebihan komunikasi virtual adalah sebagai media komunikasi interaktif karena feedback dari komunikasi interaktif adalah langsung ; dapat menyampaikan pesan secara massa ; dan dapat mengetahui dunia luar, seperti yang kita ketahui bahwa internet merupakan jendela dunia, dengan adanya komunikasi virtual di internet kita dapat mengetahui apa yan sedang terjadi di dunia luar tanpa harus kesana terlebih dahulu. Walaupun kelebihan komunikasi virtual menguntungkan akan tetapi komunikasi virtual juga dapat menyebabkan kecanduan dan memunculkan kriminalitas dalam dunia maya,dan adanya situs pornografi yang bisa membodohi pengguna virtual. Menggunakan komunikasi virtual adalah baik unutk kecerdasan negeri, akan tetapi sebaiknya berperilaku selektif dalam menggunakan komunikasi bervirtual.

Referensi:

http://edwi.dosen.upnyk.ac.id

http://www.total.or.id

West.R dan Turner H.Lynn. 2007.Introducing Communication Theory:Analysis and Application.NY:Mc Graw Hill

Mulyana,Deddy Prof. M.A.,Ph.D (2007). Ilmu Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar