Pages

Selasa, 21 September 2010

Salah Satu Model Komunikasi

Di dalam suatu komunikasi terdapat model-model suatu pemahaman, salah satunya adalah model interaksional. Model linear berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima. Hal ini merupakan pandangan yang sangat sempit terhadap partisipan-partisipan dalam proses komunikasi. Wilbur Schramm (1954) mengemukakan bahwa kita juga harus mengamati hubungan antara seorang penerima dan pengirim.

seorang komunikator dan komunikan

Ia mengonseptualisasikan model komunikasi interaksional yang menekankan proses komunikasi dua arah di antara para komunikator. Dengan kata lain model interaksional mempunyai definisi pandangan akan komunikasi sebagai pertukaran makna dengan adanya umpan balik yang menghubungkan sumber dan penerima pesan.
Terdapat dua elemen penting bagi model komunikasi interaksional adalah umpan balik yaitu komunikasi yang diberikan pada sumber pesan oleh penerima pesan untuk menunjukkan pemahaman. Umpan balik dapat berupa verbal atau non verbal. Dalam model interaksional, umpan balik terjadi setelah pesan diterima, tidak pada saat pesan sedang dikirim.

Sebagai contoh umpan balik tersebut adalah ketika orang tua Eddy menemukan Eddy tergeletak di sofa dalam keadaan mabuk, kedua orang tua Eddy langsung mengatakan perasaan mereka akan sikap Eddy ini. Protes mereka mendorong Eddy untuk beradu argumen dengan kedua orang tuanya, yang kemudian mereka mengusir Eddy dari rumah. Kejadian interaksional ini menunjukkan bahwa terdapat perpindahan komunikasi antara Eddy dan oran tuanya. Mereka melihat perilaku Eddy yang telah mabuk dan memberikan umpan balik atas perilaku Eddy, yakni mengusir Eddy. Eddy yang menerima pesan tersebut dan menanggapinya, kemudian ayahnya mengirimkan pesan terakhir yakni mengusirnya dari rumah. Eddy meninggalkan rumah sembari membanting pintu. Hal ini juga memperlihatkan suatu umpan balik dalam interaksi yang terjadi.

Elemen terakhir dalam model interaksional adalah bidang pengalaman seseorang atau bagaimana budaya seseorang, pengalaman dan keturunan seseorang memengaruhi kemampuannya untuk berkomunikasi dengan satu sama lain. Setiap orang membawa bidang pengalamannya masing-masing dalam tiap episode komunikasi, dan pengalaman-pengalaman tersebut memengaruhi komunikasi yang terjadi.

Sebagai contoh, ketika dua orang saling mengenal dan mulai berkencan, mereka secara mutlak membawa bidang pengalaman mereka dalam hubungan ini. Pihak yang satu mungkin dibesarkan dalam keluarga besar dan memiliki beberapa orang saudara, sementara yang satunya mungkin adalah anak tunggal. Pengalaman-pengalaman inilah yang akan memengaruhi bagaimana dua orang ini ketika bersama dan pasti akan memengaruhi cara keduanya mempertahankan hubungan mereka.

Model interaksional ini menyatakan bahwa satu orang bertindak sebagai pengirim sementara yang lainnya bertindak sebagai penerima dalam sebuah proses komunikasi.

Kritik yang relevan terhadap model interaksional adalah berkaitan dengan umpan balik, apa yang dialami ketika seseorang mengirimkan pesan non verbal dalam sebuah interaksi? Tersenyumkah? cemberut atau mengalihkan pembicaraan? Tiap perilaku ini akan memengaruhi seseorang untuk menyesuaikan pesannya ketika berbicara dengan lawan bicaranya.

Pandangan interaksional berasumsi bahwa dua orang berbicara dan mendengarkan, tapi tidak dalam saat yang bersamaan.



Referensi:
West,R, Turner.H Lynn, Introducing Communication Theory:Analysis and Application,3rd ed,McGraw-Hill,NY:2007
Gambar 1 dan 2:
http://www.google.com/images
Gambar 3:
http://www.google.com/images

Minggu, 12 September 2010

Jauh di mata dekat di hati

Bloggie..
Hari ini tiba-tiba teringat idaman yang tertunda, entah sampai kapan ini akan terwujud diperbolehkan beli kamera mainan alias kamera Lomo.
Yap, gue ngefans banget sama yang namanya Lomography, mulai dari Holga, Lomo Fish Eye, Diana, Rubberzed Blue,etc deh.

Unik dalam hal apapun mulai dari bentuk kameranya sampai hasil jadinya.
Harganya pun miring-miring, sayang Bokap gak mengijinkan gue beli, Beliau bilang 'masa mau beli kamera mainan', hadeh.. cuma bisa mupeng lewat dunia maya dan heboh sendiri kalau ada yang punya Lomo di dunia nyata -____-".

Lomo punya segudang keunikan dan cerita tersendiri ketika gue melihat barang satu ini, no words that i can describe it.
Gue searching sejarah Lomografi dari sebuah situs yang didewakan mahasiswa jaman sekarang sebut saja Mbah Wiki, there's the history :

Lomografi adalah sebuah bagian dari fotografi analog yang menggunakan kamera khusus yang disebut dengan kamera LOMO. LOMO sendiri merupakan singkatan dari Leningradskoye Optiko-Mechanichesckoye Obyedinenie (Penggabungan Mekanis Optik Leningrad). Nama tersebut merupakan sebuah pabrik lensa yang berada di St. Petersburg, Rusia. Pabrik tersebut memproduksi lensa untuk alat-alat kesehatan seperti lensa mikroskop, alat-alat persenjataan, dan lensa kamera. Di Austria, pabrik tersebut menjadi inspirasi bagi sebuah merek dagang komersil untuk produk-produk yang berkaitan dengan fotografi. Merek dagang tersebut bernama Lomographische AG


Don't think, just shoot,
inilah slogan yang diamini para pecinta Lomografi, gak perlu mikirin cahaya, speed, diafragma, etc, just expresion your imagination, that's why i love Lomo so much!
Uniquely, walaupun just shoot hasilnya juga gak bisa dipandang sebelah mata, banyak hasil Lomo yang patut dikasih cendol gan <---- bzzz..korban kaskus.

HERE it is my Favourite LOMO
:
Holga
One of my favourite Lomo. Warnanya itu loh gak nahan..gemes bangett


FishEye
Lomo mata ikan satu ini jitu banget buat gue gak kedip mata sampai semenit :P


Diana
Biasa aja sih bentuknya, tapi hasilnyaa TOP habiisss *kyaa...!!


That's why i love LOMO so damn!!